Newcastle Disease (ND) atau Tetelo dan Infectious Bursal Disease (IBD) atau Gumboro masih menjadi bagian dari Top 5 besar penyakit viral yang sering menyerang unggas di peternakan Indonesia. Vaksinasi Gumboro dan ND sudah rutin dilakukan, namun laporan kasus tersebut dalam 2 tahun terakhir masih banyak ditemukan. Kejadian ini menjadi kewaspadaan bagi peternak unggas.

ND dan Gumboro merupakan penyakit viral menular akut pada unggas. Penyakit ND menimbulkan gangguan pernapasan yang sering diikuti oleh stress, gangguan saraf serta diare. Kerugian yang ditimbulkan antara lain angka mortalitas 10-100%, morbiditas 80-100%, penurunan produksi telur 9-60% dan kualitas telur pada ayam layer, gangguan pertumbuhan serta penurunan bobot badan pada ayam pedaging. Oleh karena itu, kasus ND merupakan ancaman serius bagi industri peternakan di Indonesia.

Penyakit Gumboro rentan menyerang unggas muda berumur 2-6 minggu yang ditandai dengan peradangan pada bursa fabrisius dan bersifat imunosupresif. Dampak dari imunosupresif mengakibatkan respon unggas terhadap vaksinasi menurun dan menjadi lebih peka terhadap patogen lain. Temuan lesi makroskopis berupa bursa fabrisius meradang dan edema, hemoragi bergaris pada otot, hemoragi di perbatasan proventrikulus dan ventrikulus, serta ginjal bengkak dapat membantu dalam meneguhkan diagnosis. Kasus Gumboro memberikan pengaruh penting pada peternakan unggas karena infeksi tersebut menyebabkan angka morbiditas mencapai 100% dan angka mortalitas berkisar 25-80% tergantung pada strain virus dan ras unggas.

Hingga saat ini, Medion aktif melakukan surveilans untuk mengidentifikasi dan memetakan perkembangan virus di Indonesia. Hasil analisa uji biologi molekuler oleh Medion menunjukkan virus Gumboro yang diperoleh berkerabat dekat dengan very virulent IBD (vvIBD) virus. Virus vvIBD dapat menghindari sistem imun dan menyebabkan peningkatan virulensi. Penggunaan vaksin Gumboro dengan kandungan virus yang homolog diharapkan memberikan perlindungan luas dan optimal sebagai terobosan baru dalam menghalau virus vvIBD.

Dalam komitmennya Medion untuk membantu menangani permasalahan peternak, menyediakan produk dengan konten vaksin yang mengandung isolat lapang terkini dan praktis. Medivac ND T-Gumboro L Emulsion diformulasikan dengan mengombinasikan 3 virus ND dan 2 virus Gumboro yang mengandung isolat lokal terkini sehingga memberikan perlindungan luas dan optimal untuk mencegah penyakit ND dan Gumboro pada unggas. Selain itu, Medivac ND T-Gumboro L Emulsion mampu memberikan proteksi dini dengan menginduksi pembentukan antibodi protektif mulai 3 minggu post vaksinasi dan pada 7 minggu post vaksinasi masih protektif. Dengan didukung biosecurity dan manajemen kandang yang baik, ayam aman dari serangan ND dan Gumboro. Medivac ND T-Gumboro L Emulsion mengandung sekaligus ND dan Gumboro dalam 1 vaksin menjadikan vaksinasi praktis, mengurangi stress pada ayam dan bebas reaksi post vaksinasi.

Perlindungan Optimal dengan yang Lokal

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one − 1 =