• Beranda
  • Berita
  • Medion Farma Jaya Lepas Ekspor Perdana Produk Farmasetik ke Taiwan, Zambia, dan Mesir

Berita Terkini

Medion Farma Jaya Lepas Ekspor Perdana Produk Farmasetik ke Taiwan, Zambia, dan Mesir
PT Medion Farma Jaya Meraih Penghargaan Outstanding Service Excellent Award
Eksplorasi Industri Farmasi Veteriner: Kunjungan Mahasiswa Farmasi ke Medion

Medion Farma Jaya Lepas Ekspor Perdana Produk Farmasetik ke Taiwan, Zambia, dan Mesir

Medion Farma Jaya kembali memperluas jangkauan pasar internasional melalui ekspor produk farmasetik ke beberapa negara tujuan baru. Pada Bulan Desember 2025, Medion melakukan pelepasan ekspor perdana ke negara Taiwan, Zambia, dan Mesir. Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan Medion setelah berhasil menembus lebih dari 20 negara di kawasan Asia dan Afrika, sekaligus memperkuat daya saing produk farmasetik nasional di pasar global.

Dalam pelaksanaannya, Medion melakukan seleksi distributor potensial melalui agen ekspor Artha Vena International (AVI), serta menawarkan produk berkualitas ekspor dengan harga yang kompetitif dengan dukungan data scientific yang lengkap dan Tim Teknis yang siap mensupport distributor dalam memasarkan produk, serta pemenuhan pesanan dengan cepat dan efektif. Medion juga menyediakan pembuatan label khusus sesuai bahasa dan regulasi di negara tujuan, untuk memastikan produk mudah diterima dan digunakan oleh pasar lokal.

Produk yang diekspor ke Zambia meliputi antibiotik Amoxitin NF dan Therapy, serta vitamin Aminovit, Broiler Vita dan Vita Chicks Golden. Sementara itu, Vita Stress dan Reduvir dikirimkan ke Taiwan, serta Imustim ke Mesir.

Seluruh produk diproduksi sesuai standar Good Manufacturing Practice (GMP) dan dikirimkan melalui jalur laut maupun udara dengan standar distribusi produk yang baik sehingga kualitas produk terjaga hingga tiba di negara tujuan. Medion berharap dapat terus menambah varian produk yang diekspor, khususnya produk herbal untuk membantu meminimalkan resiko Antimicrobial Resistance (AMR), menjangkau lebih banyak negara baru, serta memperkuat posisinya sebagai produsen utama obat kesehatan hewan di kawasan Asia dan Afrika.